Sunday, 10 August 2008

Novel | "Things Fall Apart" - Chinua Achebe

"Things Fall Apart" (1958), oleh Chinua Achebe
Terjemahan Indonesia : Terbitan Hikmah (2007).


sumber gambar :
http://en.wikipedia.org/wiki/Things_Fall_Apart


Pertama kali yang membuat gw tertarik dengan novel ini adalah cap "One of TIME's Best 100 Novels" di sampulnya. Yup, I DO judge the book by it's cover!

Novel ini dibuka dengan puisi karya W. B. Yeats, "
the Second Coming" (1921), yang menginspirasi judul novel tersebut:

"Turning and turning in the widening gyre,
The falcon cannot hear the falconer;
Things fall apart; the center cannot hold;
Mere anarchy is loosed upon the world."
(tadinya mau gw tulis terjemahan yang ada di buku, tapi kok rada aneh ya..)
Bersetting di Afrika Barat (Nigeria), novel ini mengisahkan tentang kehidupan Okonkwo, seorang tokoh yang keras, hebat, berkuasa, dan dihormati di klannya. Namun saat misionaris Kristen mulai merambah benua Afrika, tradisi dan budaya kaum Ibo mulai tercabut dari akarnya. Tampuk kepemimpinan mulai terlucuti, dan keluarga Okonkwo pun terkena imbasnya. Di sinilah Okonkwo merasa perlu untuk membuktikan kekuatannya, berperang untuk melawan penindasan terselubung itu dan menjadikan dirinya sebagai pria sejati, orang terhebat di klannya. (Achebe, 1958)

Cerita Dalam Novel Ini

Di novel ini kita dapat mengetahui kayanya tradisi dan budaya Afrika.


Okonkwo sebagai seorang yang kuat memegang tradisi, dikisahkan tega membunuh anak asuhnya karena takut dianggap lemah oleh kaumnya. Dikisahkan pula beberapa tradisi Ibo yang terbilang kejam, salah satunya adalah tradisi membuang anak kembar ke hutan karena dianggap bad luck. Ada pula tradisi untuk memutilasi bayi yang dianggap ogbanje* agar lingkaran kejahatannya terputus.

Dua pertiga bagian pertama buku mengisahkan sejarah dan kehidupan Okonkwo bersama kaum Ibo. Kekayaan tradisi dan budaya kaum Ibo terasa kuat melingkupi alur cerita. Namun alur klimaks baru terasa saat buku sudahmencapai Bab 13. Pada bab ini Okonkwo dihukum oleh kaumnya (klan Umuofia) karena melakukan kesalahan fatal, dengan konsekuensi diasingkan selama 7 tahun ke desa ibunya (klan Mbanta). Selama 7 tahun itu, misionaris Kristen dari Barat mulai mendatangi benua Afrika, termasuk ke desa Mbanta dan Umuofia. Begitu Okonkwo pulang ke Umuofia setelah 7 tahun dalam pengasingan, dia terkejut melihat banyaknya perubahan yang terjadi di desanya. Saat inilah Okonkwo berusaha untuk membuktikan kembali dirinya sebagai salah satu lelaki terkuat di klan Umuofia, dengan menentang pembaharuan tersebut. Ngga bermaksud spoiler, tapi akhirnya tragis. Kalo gw disuruh ngasi moral ceritanya, bingung juga gw ... Dilematik. Ini mirip-mirip sama tugas akhir gw.

Mau milih mana : mempertahankan kebudayaan yang sudah tidak up-to-date dengan perkembangan zaman ATAU membiarkan kebudayaan lama melebur dengan kebudayaan baru, dengan konsekuensi menghilangnya serta terlupakannya budaya nenek moyang? Atau singkatnya, pelestarian kekayaan budaya yang sudah tidak sesuai dengan masa kini ATAU modernisasi budaya agar tidak tertinggal oleh zaman?


Tentang Novel Ini

Novel "Things Falling Apart" karya Chinua Achebe merupakan salah satu novel Afrika pertama yang ditulis dengan bahasa Inggris untuk mendapatkan opini publik secara global dan mendunia (Wikipedia, 2008).

Menurut beberapa sumber, Chinua Achebe menulis buku ini untuk meralat buku-buku Barat terdahulu yang menuturkan Afrika sebagai bangsa terbelakang, serta mengkritik kolonialisasi bangsa Barat yang merusak tradisi dan budaya bangsa Afrika. Namun, banyak sumber pula yang menyatakan bahwa Achebe menulis buku ini saat usianya 20 tahunan dengan situasi dan kondisi di mana Afrika masih "berantakan" akibat kolonialisasi tersebut.


Sejak tahun 1960-an, dapat dikatakan bahwa Afrika telah banyak berubah, dan saat ini budaya Barat serta Afrika sudah dapat berjalan bersama. Buku kedua Achebe, "No Longer at Ease" (1960) --yang belum gw baca-- dikatakan merupakan "ralat" Achebe mengenai perkembangan situasi Afrika yang lebih relevan pada saat ini.

Ada satu kutipan yang gw suka dari novel ini :


"Do not despair. I know that you will not despair. You have a manly and a proud heart. A proud heart can survive a general failure because such a failure does not prick its pride. It is more difficult and more bitter when a man fails alone." -- Chinua Achebe
"Jangan putus asa, aku tahu kau tidak akan putus asa. Kau punya jiwa yang besar dan berani. Jiwa yang besar akan selamat dari kegagalan karena kegagalan itu tidak menusuk harga dirinya. Akan lebih sulit dan lebih pahit ketika seorang lelaki jatuh karena dirinya sendiri."
-- ucapan Unoka (ayah Okonkwo) kepada Okonkwo, saat kaum Ibo sedang mengalami bulan panen yang mengerikan dan penuh keputusasaan.

Secara garis besar, novel ini menarik dan sangat layak baca untuk memperkaya pengetahuan mengenai sudut pandang, sejarah, dan budaya bangsa Afrika. Tapi ya itu, bacanya harus sabar --seenggaknya buat gw-- karena "alur klimaks"-nya baru muncul pada Bab 13 ke belakang.

Oia, salah satu hal menarik dari novel ini adalah adanya glossary istilah kaum Ibo di halaman belakangnya, contohnya seperti ini :

*ogbanje : anak yang berulang-ulang kali meninggal dan kembali ke rahim ibunya untuk dilahirkan lagi, sehingga dianggap menyiksa ibunya. Apabila anak itu telah melakukan lingkaran kejahatannya sebanyak empat kali, maka dia harus dimutilasi untuk mencegahnya kembali lagi.

Happy reading! :)

Monday, 14 January 2008

MUST-READ Self-Help Books

One of my guilty pleasures : reading self-help books. :B

Udah lama juga gw ngga nulis review buku. Nahh... sebagai maniak buku-buku self-improvement/self-help/psikologi, gw mau nge-review beberapa buku favorit gw dengan genre tersebut. Lumayan buat pilihan belanja buku kalo lagi ke toko buku.
-- Berhubung buku-buku di toko buku kuantitasnya semakin menggila, jadi susah pas mau pilih buku. Arghghgh...

Buku-buku ini termasuk international bestseller semua, jadi ngga bakal rugi buat dibeli dan dibaca... Enjoy! :)

---

(1) "How to Win Friends and Influence People"
Dale Carnegie (1937)

Edisi bahasa Indonesia : "Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain" ; penerbit Binarupa Aksara, 1995.
How_to_win_friends_and_influence_people
Salah satu buku self-help pertama yang pernah diterbitkan dan termasuk legendaris ini ditulis oleh Dale Carnegie. MUST-READ BOOK. Bagi yang belum tahu, Dale Carnegie adalah seorang tokoh motivator terkenal yang seminar-seminarnya banyak diikuti oleh kalangan bisnis hingga saat ini. Buku yang penting dibaca untuk para calon pemimpin nih. Menjabarkan sifat-sifat dasar manusia yang perlu diketahui oleh setiap manusia lainnya, untuk menghindari konflik, memenangkan perdebatan, mendorong kinerja manusia, dan sebagainya.

Intinya sih bertujuan supaya kita bisa disukai oleh banyak orang sekaligus meningkatkan kualitas hidup kita sebagai manusia. Teknik-teknik yang diterangkan pada buku ini cukup jelas dan sangat praktis, sehingga mudah untuk diikuti dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Yang gw suka di buku ini, adalah cara penuturan Carnegie menggambarkan apa yang dia maksud dengan menggunakan contoh kasus kejadian nyata, kemudian disimpulkan seluruhnya dalam satu-dua halaman. Karena banyak contoh kasus, ngebacanya jadi lebih gampang dimengerti. Cara penulisannya juga bagus, kaya ngobrol aja, ngga seperti kebanyakan buku-buku praktis lainnya.

Salah satu teknik yang paling penting, dan udah gw amati di pengalaman gw sendiri (it happens all the time) adalah cara menangani atasan/bawahan/rekan kerja. Berhubung gw freelancer, jadi gw udah beberapa kali bekerja dengan atasan/klien yang berbeda-beda, jadi teknik ini kerasa banget benernya. Yeah, mungkin temen-temen gw udah pada tahu ini tentang kejadian yang 'mana', hehehe.

Ini nih triknya : Untuk meningkatkan kinerja para bawahan/relasi, gunakan pujian dan dorongan, hindari kritik-kritik tajam. Penelitian B.F. Skinner, seorang psikolog kontemporer besar, menunjukkan bahwa kritik menurunkan semangat dan sebaliknya pujian memperkuat semangat, hal-hal baik yang dilakukan manusia akan diperkuat, dan hal-hal buruk akan terhenti karena kurangnya perhatian. Ini berlaku untuk binatang maupun manusia. Dan menurut Carnegie, sejarah mencatat banyak tokoh-tokoh besar dunia muncul karena hasil pujian, contohnya Enrico Caruso dan Charles Dickens.

Ini buku sebenernya gw masih minjem ama anak kost (Ahoy, Mit! hehe..). Belum sempet nyari di toko buku sih...

---

(2) "How to Make People Like You in 90 Seconds or Less"
Nicholas Boothman (2000)

How_to_make_people_like_you_in_90_secondBagus buat dibaca sebelum proses wawancara kerja, wahaha! :D Menjabarkan bahwa manusia digolongkan menjadi tiga tipe, yakni tipe Kinestetik, Auditori, dan Visual. Dan dengan menyelaraskan sikap tubuh sesuai dengan tipe manusia yang sedang kita hadapi, maka first impression yang timbul akan seperti, "Wah, ada sesuatu pada diri orang ini yang saya sukai!" Hanya dalam waktu 90 detik! Teknik yang dijabarkan di buku ini dapat dibilang cukup praktis dan cukup menarik.

Menurut gw, supaya bener-bener bisa berhasil 'dalam waktu 90 detik', penerapan teknik-teknik yang ada di buku ini membutuhkan banyak latihan. Tapi buku ini cukup oke kok. Walaupun waktu membaca sekilas judul depan buku ini, ada yang berceletuk, "..Wahh, cara melet orang!!"

Ooo-kayyy...

Ga gitu juga kali'. Haha! :D

---

(3) "Luck is No Accident"
John D. Krumboltz, Ph.D & Al S. Levin, Ed.D (2004)

Edisi bahasa Indonesia : "Keberuntungan Bukanlah Kebetulan" ; penerbit PT. Bhuana Ilmu Populer, 2004.
Luck_is_no_accident_1
Buku ini lebih mengarahkan bagaimana menggunakan "kesempatan" sebaik-baiknya, terutama dalam pencarian kerja/karir. Terutama karena para penulisnya merupakan konselor karir yang sudah sangat berpengalaman.

Intisari yang bisa diambil dari buku ini :
1) Jangan takut menghadapi kegagalan! Kegagalan memberikan pengalaman pembelajaran yang hebat, dan terkadang mereka mengarah pada hasil yang lebih baik dari yang dapat Anda perkirakan. Menurut Booker T. Washington : "Kesuksesan diukur bukan hanya dengan posisi yang diraih seseorang dalam hidup, tapi juga dengan hambatan yang telah diatasi oleh seseorang saat mencoba untuk sukses."
2) Libatkan diri secara aktif dalam berbagai aktivitas baru untuk mengetahui apa yang Anda suka dan tidak suka, dan hal ini akan membuka kesempatan-kesempatan menarik berikutnya dalam hidup Anda.
3) Setiap pengalaman adalah jalan untuk belajar. Setiap pekerjaan baru adalah pengalaman pembelajaran yang lain, Anda tidak perlu tahu bagaimana cara melakukan pekerjaan sebelum Anda menerimanya. -- Pengecualian untuk profesi-profesi khusus yang melibatkan keselamatan jiwa, seperti dokter bedah dan pilot, hehehe...
4) Anda dapat mengubah arah karir Anda sekarang juga, tidak peduli dengan apa yang telah Anda lakukan di masa lalu. Jangan biarkan kesalahan beberapa tahun sebelumnya mengekang hidup kamu selamanya. Hmm gw sering banget denger orang ngga suka ama profesi kerjaannya tapi tetep aja berkutat dan merasa terkekang sendiri di sana, semuanya 'cuma' karena dulu dia salah jurusan. Bagi yang sedang merasa seperti itu, segera baca buku ini!

---

(4) "The Secret"
Rhonda Byrne (2006)

Edisi bahasa Indonesia : "the Secret : Rahasia" ; penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, 2007.
The_secret
Versi buku dari filmnya yang berjudul sama. Hohoho... Topik yang sedang booming banget nih, kayanya gara-gara sempet dipublikasiin di Oprah. Gw juga taunya malah dari temen gw, si Puti (yuhu!), katanya ada film/buku yang sedang booming banget, judulnya the Secret. Ada ya?? Karena penasaran, akhirnya gw cari aja DVD dan bukunya. Dan ternyata buku ini canggih juga, ahaha.

Kalimat pembuka the Secret adalah seperti ini:
"You're holding in your hand a great secret of the universe. It has been passed throughout the ages, travelling through centuries to reach you. This is the secret to everything -- joy, health, money, relationships, love, happiness -- everything you have ever wanted. For the first time in history, leading scientist, authors, and philosophers will reveal the Secret that utterly transformed the live of those who lived it... Plato, Newton, Carnegie, Beethoven, Shakespeare, Einstein. Now YOU will know the Secret, and it can change your life forever."
Dramatis banget. Tapi mungkin bener juga ya, setelah gw liat tujuan awal dari penulisan buku ini. Penasaran kan?

Gw perhatiin para penyusun buku ini -- tokoh-tokoh sukses semua! -- emang punya rasa antusiasme yang tinggi dalam menghadapi hidup, dan menurut gw 'antusias' adalah salah satu elemen penting untuk mencapai sukses, sepertinya.

Beberapa orang mungkin menganggap buku ini rada-rada 'wishful thinking' alias omong kosong. Tapi setelah gw baca-baca, ternyata seluruh saran yang diberikan di buku ini masuk akal juga. Menurut gw, saran-saran yang ada di buku ini merupakan prinsip-prinsip dasar dalam menjalani hidup sebaik-baiknya. Malah gw bilang, seluruh tips-tips yang pernah gw baca di buku self-improvement, bisa dibilang udah dirangkum di "the Secret". Berlebihan? Mungkin. Hoho...

Kelebihan dari buku ini dibanding buku self-help lainnya adalah teknik-tekniknya dijabarkan dengan gamblang, seperti ilmu praktis. Walaupun penuturan buku ini agak mendoktrin, tapi tujuan di balik itu semua sebenernya bagus banget dan secara tidak langsung mendorong orang untuk lebih meningkatkan kualitas hidupnya.

Intinya sih, 'pikiran' kita adalah hal terpenting dari diri kita yang mampu mengubah sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang baik. Sounds like "positive thinking", right?...

'Pikiran' kan cuma 'pikiran', bisa kita ubah saat itu juga.

Nahh gw simpulin, menurut buku ini,
Untuk mencapai "kemakmuran" (wealth), yang diperlukan adalah:
1) Mencintai diri sendiri.
2) Berusaha selalu berpikir positif dalam segala kejadian yang kita alami, dan selalu menghindari pikiran-pikiran buruk/negatif.
3) Memiliki kepercayaan kuat bahwa kita MAMPU meraih cita-cita kita, apapun itu. Dan harus selalu antusias dalam bertindak untuk mendekati cita-cita kita.
4) Bersyukur atas segala yang "sudah" dan yang "akan" kita miliki.
5) Dan selalu ingat bahwa : "Bahagia" itu muncul dari diri kita sendiri, dan merupakan tanggung jawab kita sendiri, bukan datang dari orang/barang/whatsoever di luar diri kita.

Begitu baca buku ini dan ngebaca teori the Law of Attraction bahwa "pikiran menjadi sesuatu". Gw jadi mikir-mikir, jangan-jangan peradaban sempurna itu bisa terbentuk karena adanya pemikiran seperti itu. Di mana seluruh penghuninya sudah bisa mencapai tahap pemikiran tertinggi, seperti teorinya the Secret. Hmm kok jadi ngebayangin peradaban alien yak? Hahaha gw kebanyakan nonton sci-fi kayanya... :D

Ehhh... tapi bener ngga ya??...

+ + + + +

Ada saran buku-buku bagus lainnya yang patut dibaca ngga? Eia, gara-gara baca "Edensor"-nya Andrea Hirata dan "Traveler's Tale"-nya Adhitya Mulya dkk, gw jadi pengen jalan-jalan keliling Eropa pake duit sendiri dan secara backpacking, tentunya! Wahaha... Betapa buku amat mempengaruhi hidup orang yak. Ayooo, gantung cita-citamu setinggi langit!! Selagi masih mampu punya cita-cita... :p

Wednesday, 11 July 2007

Buku Anak-Anak | Hidup Sebagai "Anak Kecil"

Pernah dengar penulis bernama Angela Sommer-Bodenburg? Astrid Lindgren? Roald Dahl? Beatrix Potter? Atau yang lebih familiar lagi, Enid Blyton? Kalau kamu berhasil mengenali minimal empat nama di antara lima nama tersebut, berarti kamu lulus sebagai "ahli dalam literatur buku anak-anak"! Selamat! :D

*Haha ngga ding, gw juga ngga jago-jago banget dalam novel anak-anak...

1) Enid Blyton :
Famous_five
Masa kecil gw diramaikan oleh sejumlah novel anak-anak klasik, yang paling banyak gw baca tentunya karya-karya Enid Blyton (siapa sih yang ngga tau dia?), dari serial "Lima Sekawan" (Famous Five), "Malory Tower", "St. Claire's", "Noddy", dan banyak dongeng-dongeng lain karyanya yang menurut gw benar-benar imajinatif dan ngga bosen-bosennya gw baca berulangkali. Tentunya untuk menciptakan imajinasi kepada anak-anak tadi diperlukan ilustrasi yang mendukung, makanya peran ilustrator dalam buku anak-anak itu sangat PENTING. Untuk menghargai dan lebih mengenal para ilustrator buku-buku Enid Blyton, silahkan lihat situs ini. :)

2) Angela Sommer-Bodenburg :
Der_kleine_vampir_1
Ada lagi Angela Sommer-Bodenburg, pengarang serial "Drakula Cilik" (buku aslinya berjudul Der kleine Vampir, atau the Little Vampire). Petualangan Rudi, seorang drakula cilik, dengan Anton, temannya yang seorang manusia. Menarik! Dan menegangkan juga, apalagi sewaktu keluarga si drakula cilik sudah mulai mencium keberadaan temannya yang manusia itu, dan mau dihisap darahnyaaa.... *Aaa, bayangkan!.. dia hampir mati!

3) Astrid Lindgren :
Emil1_2 Emil2 Emil0
Kemudian, ada Astrid Lindgren yang terkenal dengan bukunya "Pippi Si Kaus Kaki Panjang" (Pippi Longstocking), dan novel favorit gw "Emil dari Lönneberga" (Emil i Lönneberga). Anaknya buandelll bangettt, dan kreatif banget juga. Gw suka ketawa sendiri kalo lagi baca buku tentang si Emil ini, hehehe... Ngomong-ngomong, gw sendiri belum pernah baca serial Pippi, tapi nanti bakal gw cari deh di toko buku.

4) Roald Dahl :

Twits Esio_trot The_witches Charlie_and_the_chocolate_factory
Nah ini penulis favorit gw: Roald Dahl! Dan ilustrator andalannya Quentin Blake. Mereka salah satu pasangan novelis dan ilustrator buku anak-anak yang paling kompak dan imajinatif yang pernah gw tau. Ceritanya lain daripada yang lain, dan kadang-kadang ending-nya benar-benar ngga ketebak. Kalau kamu belum tahu, film "Charlie and the Chocolate Factory" (1971 & 2005), "James and the Giant Peach" (1996), "Matilda" (1996), adalah film-film sukses yang idenya diambil dari karya Roald Dahl.

5) Beatrix Potter :
Peter_rabbit Ada lagi Beatrix Potter, yang terkenal dengan karakter klasik ciptaannya si "Peter Rabbit". Perjalanan hidupnya sempat difilmkan dengan judul Miss Potter (2006), yang diperankan oleh Renée Zellweger dan Ewan McGregor. Dia salah satu penulis buku anak-anak klasik yang juga menjadi ilustrator buku-bukunya sendiri.


Setelah membaca buku-buku mereka, rasanya jadi mau balik lagi ke masa kecil, sewaktu imajinasi dan kreatifitas kita benar-benar ter-eksplorasi secara menyeluruh dan ngga terkekang oleh realita (sahh).

Semakin kita besar, rasanya hidup kita semakin dipenuhi "larangan" untuk berkembang. Banyak orang yang melintas di kehidupan kita yang selalu berpikir negatif dan meng-under estimate-kan kita, bahwa "Kamu TIDAK bisa" atau "Kalau SAYA tidak bisa, maka KAMU pun pasti tidak bisa". Orang-orang seperti inilah yang semestinya harus kita hindari.

Ada kutipan yang gw suka banget di film "The Pursuit of Happiness" (2006), waktu Christopher Gardner bicara ke anaknya :
"You got a dream, you gotta protect it. People can't do something themselves, they wanna tell you that you can't do it. You want something? Go get it. Period.Don't ever let someone tell you, you can't do something. Not even me."
Ada seorang teman yang hobi membaca novel anak-anak pernah mengeluh, orangtuanya menganggap dengan sering membaca buku anak-anak, maka cara berpikirnya akan terus seperti anak-anak, alias ngga akan pernah dewasa dan selalu kekanak-kanakan. Apa iya?

Padahal, saat menjadi anak-anak adalah saat di mana kita tidak punya prasangka terhadap orang lain dan mempunyai "keahlian" untuk mencintai secaratulus dan tanpa syarat. Ini salah satu karakter anak-anak yang patut kita tiru, selain imajinasi dan daya kreatifitas yang belum "ternoda" itu tadi, hahaha... :D

Menurut gw, dewasa itu menyangkut cara berpikir. Bagaimana kita menempatkan diri di lingkungan hidup kita, bagaimana menghargai dan memperlakukan orang secara manusiawi, dan bagaimana menghargai berbagai sudut pandang yang berbeda-beda. Kalau kita sudah menyanggupi semuanya, rasanya hidup ini enteng aja jalaninnya.

Yang penting kan : bersyukur atas segala yang sudah kita punya, dan kita ngga akan pernah merasa kekurangan.

Anyway, ngomong-ngomong soal literatur klasik, bagi yang belum tahu, ada situs bagus : Project Gutenberg. Situs ini mengoleksi banyak buku-buku klasik, dan -di sini bagian menariknya- GRATIS!!! :D Kalau kamu mau mencari novel klasik yang sesuai dengan versi asli dan tanpa perubahan, di sini tempatnya! Ahaha.. harta karun! :)
Related Posts with Thumbnails

Rekomendasi Kami